Formulir Kontak

 

Index Penggunaan Bahasa Pemrograman

Kali ini saya akan coba mereview 10 Bahasa Pemrograman Terpopuler versi Tiobe untuk Bulan Februari 2016 sekarang.




Aug 2016Aug 2015ChangeProgramming LanguageRatingsChange
11Java19.010%-0.26%
22C11.303%-3.43%
33C++5.800%-1.94%
44C#4.907%+0.07%
55Python4.404%+0.34%
67changePHP3.173%+0.44%
79changeJavaScript2.705%+0.54%
88Visual Basic .NET2.518%-0.19%
910changePerl2.511%+0.39%
1012changeAssembly language2.364%+0.60%
1114changeDelphi/Object Pascal2.278%+0.87%
1213changeRuby2.278%+0.86%
1311changeVisual Basic2.046%+0.26%
1417changeSwift1.983%+0.80%
156changeObjective-C1.884%-1.31%
1637changeGroovy1.637%+1.27%
1720changeR1.605%+0.60%
1815changeMATLAB1.538%+0.31%
1919PL/SQL1.349%+0.21%
2095changeGo1.270%+1.19%



Bahasa Pemrograman Lain


PositionProgramming LanguageRatings
21SAS1.111%
22Scratch1.049%
23ABAP1.024%
24D1.022%
25COBOL0.983%
26Dart0.972%
27Transact-SQL0.773%
28Fortran0.750%
29Lua0.733%
30Ada0.655%
31Lisp0.629%
32Scala0.572%
33Prolog0.484%
34Scheme0.432%
35LabVIEW0.400%
36Logo0.400%
37RPG (OS/400)0.347%
38Haskell0.294%
39Erlang0.287%
40Apex0.282%
41Ladder Logic0.262%
42Rust0.255%
43Bash0.232%
44Q0.231%
45F#0.219%
46Awk0.204%
47VHDL0.197%
48Alice0.191%
49VBScript0.177%
50C shell0.171%

Total comment

Author

Falentino Rossie

Apa Itu OOP Hybrid ?

Disini saya tidak akan menjelaskan secara detail namun saya hanya menjelaskan apa yang saya mengerti

OOP Hybrid adalah Bahasa yang masih memungkinkan Penulisan Program Mencapuradukkan Objek dengan fungsi dan Type lainnya di luar Objek.



Contoh :
[-] C++
[-] PHP
[-] Delphi

sekian dari saya terima kasih .

Total comment

Author

Falentino Rossie

A. Pengertian OOP (Object Oriented Programming) 

OOP (Object Oriented Programming) adalah suatu metode pemrograman yang berorientasi kepada objek. Tujuan dari OOP diciptakan adalah untuk mempermudah pengembangan program dengan cara mengikuti model yang telah ada di kehidupan sehari-hari. Jadi setiap bagian dari suatu permasalahan adalah objek, nah objek itu sendiri merupakan gabungan dari beberapa objek yang lebih kecil lagi. Saya ambil contoh Pesawat, Pesawat adalah sebuah objek. Pesawat itu sendiri terbentuk dari beberapa objek yang lebih kecil lagi seperti mesin, roda, baling-baling, kursi, dll. Pesawat sebagai objek yang terbentuk dari objek-objek yang lebih kecil saling berhubungan, berinteraksi, berkomunikasi dan saling mengirim pesan kepada objek-objek yang lainnya. Begitu juga dengan program, sebuah objek yang besar dibentuk dari beberapa objek yang lebih kecil, objek-objek itu saling berkomunikasi, dan saling berkirim pesan kepada objek yang lain.

B. Konsep OOP (Object Oriented Programming) 
1. Kelas Abstrak (Class Abstraksi)
2. Enkapsulasi (encapsulation)
3. Pewarisan (Inheritance)
4. Polimorfisme (polymorphism)

1. Kelas Abstrak (Class Abstraksi)
    • Kelas merupakan deskripsi abstrak informasi dan tingkah laku dari sekumpulan data.
    • Kelas dapat diilustrasikan sebagai suatu cetak biru(blueprint) atau prototipe yang digunakan untuk menciptakan objek.
    • Kelas merupakan tipe data bagi objek yang mengenkapsulasi data dan operasi pada data dalam suatu unit tunggal.
    • Kelas mendefinisikan suatu struktur yang terdiri atas data kelas (data field), prosedur atau fungsi (method), dan sifat kelas (property).
2. Enkapsulasi (encapsulation)
    • Istilah enkapsulasi sebenarnya adalah kombinasi data dan fungsionalitas dalam sebuah unit tunggal sebagai bentuk untuk menyembunyikan detail informasi.
    • Proses enkapsulasi memudahkan kita untuk menggunakan sebuah objek dari suatu kelas karena kita tidak perlu mengetahui segala hal secara rinci.
    • Enkapsulasi menekankan pada antarmuka suatu kelas, atau dengan kata lain bagaimana menggunakan objek kelas tertentu.
    • Contoh: kelas mobil menyediakan antarmuka fungsi untuk menjalankan mobil tersebut, tanpa kita perlu tahu komposisi bahan bakar, udara dan kalor yang diperlukan untuk proses tersebut.
3. Pewarisan (Inheritance)
    • Kita dapat mendefinisikan suatu kelas baru dengan mewarisi sifat dari kelas lain yang sudah ada.
    • Penurunan sifat ini bisa dilakukan secara bertingkattingkat, sehingga semakin ke bawah kelas tersebut menjadi semakin spesifik.
    • Sub kelas memungkinkan kita untuk melakukan spesifikasi detail dan perilaku khusus dari kelas supernya.
    • Dengan konsep pewarisan, seorang programmer dapat menggunakan kode yang telah ditulisnya pada kelas super berulang kali pada kelas-kelas turunannya tanpa harus menulis ulang semua kodekode itu.
4. Polimorfisme (polymorphism)
    • Polimorfisme merupakan kemampuan objekobjek yang berbeda kelas namun terkait dalam pewarisan untuk merespon secara berbeda terhadap suatu pesan yang sama.
    • Polimorfisme juga dapat dikatakan kemampuan sebuah objek untuk memutuskan method mana yang akan diterapkan padanya, tergantung letak objek tersebut pada jenjang pewarisan.
    • Method overriding.
    • Method name overloading.
C. Karakteristik OOP (Object Oriented Programming)
  • Semua adalah objek.
  • Komputasi dilakukan dengan komunikasi antar objek. Setiap objek berkomunikasi dengan objek yang lain melalui pengiriman dan penerimaan pesan.
  • Sebuah pesan merupakan permintaan atas sekumpulan aksi dengan semua argumen yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu tugas tertentu.
  • Setiap objek memiliki memori sendiri, yang dapat terdiri dari objek-objek lainnya.
  • Setiap objek adalah wakil atau representasi dari suatu kelas. Sebuah kelas dapat mewakili sekelompok objek yang sama.
  • Kelas merupakan kumpulan tingkah laku yang berkaitan dengan suatu objek. Jadi, semua objek yang merupakan wakil dari kelas yang sama dapat melakukan aksi yang sama pula.
  • Kelas-kelas diorganisasikan ke dalam struktur pohon yang berakar tunggal, yang dinamakan dengan jenjang pewarisan (inheritance hierarchy).
  • Setiap objek pada umumnya memiliki tiga sifat, yaitu keadaan, operasi dan identitas objek.
  • Operasi merupakan tindakan yang dapat dilakukan oleh sebuah objek.
  • Keadaan objek merupakan koleksi dari seluruh informasi yang dimiliki oleh objek pada suatu saat.
  • Informasi yang terkandung pada objek tersebut pada akhirnya memberikan identitas khusus yang membedakan suatu objek dengan objek lainnya.

Contoh Program

class Kendaraan{
int posisi1;
int kecepatan;
int posisi2;
int pergerakan;
int getPosisi1(){
return posisi1;
}
void setPosisi1(int theposisi1){
posisi1 = theposisi1;
}
int getKecepatan(){
return kecepatan;
}
void setKecepatan(int thekecepatan){
kecepatan = thekecepatan;
}
posisi2 bergerak(){
int jarak;
int waktu;
posisi2 = getKecepatan * waktu;
}
}
class Mobil extends Kendaraan{
}
class KendaraanTestDrive{
Mobil pajero= new Mobil;
pajero.setPosisi1(30);
pajero.setKecepatan(45);
pajero.bergerak();
}

Total comment

Author

Falentino Rossie
Hi World , hari ini saya akan menjelaskan tentang pengertian dari BAHASA PEMROGRAMAN PROSEDURAL.

Bahasa pemrograman prosedural adalah bahasa pemrograman yang mendukung pembuatan program sebagai kumpulan prosedur. Prosedur-prosedur ini dapat saling memanggil dan dipanggil dari manapun dalam program dan dapat menggunakan parameter yang berbeda-beda untuk setiap pemanggilan. 

     Prosedur adalah bagian dari program untuk melakukan operasi-operasi yang sudah ditentukan dengan menggunakan parameter tertentu. Bahasa pemrograman terstruktur adalah pemrograman yang mendukung abstraksi data, pengkodean terstruktur dan kontrol program terstruktur.

Kontrol program terstruktur: 


1. Runtun - urut (sequence) 
2. Pilihan (selection) 
3. Pengulangan (repetition - loop)

Tahap pengembangan program

1. Batasan Masalah Merencanakan sistim dan spesifikasi program: Siapa yang akan menggunakan program dan untuk apa? dengan cara:- Menentukan tujuan dan hasil yang akan dicapai- Menentukan hal-hal yang diperlukan oleh sistim - Pengumpulan data.


2. Pengembangan Model Pembuatan model dari sistim yang akan kita bangun, model adalah suatu gambaran sederhana dari sistim yang kita buat. Dengan pembuatan model akan terlihat dengan jelas hubungan antara objek-objek dalam sistim yang akan kita bangun. Untuk penyelesaian aritmatik, biasanya model dibuat dalam bentuk rumus matematik. Contoh: untuk membuat program luas_lingkaran kita membuat model matematis c = a x b.


3. Rancangan algoritma Pembuatan urutan instruksi yang akan ditulis pada program ( dijelaskan lebih lanjut).


4. Pemrograman Implementasi algoritma ke dalam program (algoritma sendiri dalam komputer adalah merupakan program).


5. Uji dan Validasi Pengujian terhadap program : seperti kesalahan penulisan (syntax error) , kesalahan saat eksekusi (runtime error) kesalahan logika program (program berjalan tapi menghasilkan output yang salah- fatal error). 6. Dokumentasi Pembuatan catatan pada program terutama pada modul-modul yang rumit. Contoh: Sistim Pengembangan Software Life Cycle.

Total comment

Author

Falentino Rossie